10 Tips untuk Kamu yang Ingin Mudik (1)

24/03/2024Dwi

Hi Klobbers!

Mudik saat lebaran Idulfitri merupakan salah satu tradisi masyarakat yang sudah berjalan dari generasi ke generasi. Ini juga menjadi salah satu hal yang dinantikan oleh sebagian masyarakat karena menjadi kesempatan untuk melepas rindu dan berkumpul bersama keluarga. Apakah kamu juga merencanakan untuk mudik saat lebaran? Agar perjalanan mudik kamu bisa berjalan lancar, yuk simak beberapa tips berikut ini!

Menjaga Stamina

Apabila kamu ingin bepergian, tentu penting sekali menjaga agar kondisi tetap fit dari jauh hari sebelum keberangkatan. Terlebih lagi apabila kamu ingin bepergian saat berpuasa, harus lebih memperhatikan asupan gizi agar cukup serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Boleh saja mengonsumsi gorengan atau hidangan berbuka puasa lainnya yang begitu menggugah selera. Namun, harap diingat jangan sampai berlebihan.

Konsumsilah makanan sehat saat kamu sahur dan berbuka. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan zinc untuk memperkuat daya tahan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan tidak gampang sakit. Jika kamu merasa cukup sulit mengatur pola makan sehat, silakan pertimbangkan untuk mengonsumsi multivitamin saat berpuasa. Tujuannya, untuk membantu kamu dalam menjaga stamina serta tetap merasa segar.

Kemudian, kamu juga bisa berolahraga secara rutin. Lakukan olahraga sederhana dan durasinya tidak terlalu lama sesuai kondisi diri kamu. Akan tetapi, apabila kamu merasa tidak yakin dan memiliki kondisi kesehatan tertentu, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan profesional agar mendapatkan saran yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu, Klobbers.

Membuat Daftar Perlengkapan yang Akan Dibawa

Perjalanan mudik biasanya berlangsung cukup lama, sekitar 5-7 hari dari mulai pergi hilang pulang. Kemudian, mungkin saja agenda pulang kampung yang biasanya dilakukan setahun sekali akan dimanfaatkan secara maksimal sehingga ada banyak aktivitas yang dilakukan saat tiba di kampung halaman. Oleh karena itu, untuk memastikan agar tidak ada barang atau perlengkapan yang ketinggalan, kamu bisa membuat daftar perlengkapan apa saja yang akan dibawa sesuai dengan rencana perjalanan kamu.

Harap diingat bahwa rencana perjalanan ini mencakup kebutuhan kamu saat memulai perjalanan mudik, selama berada di kampung halaman, hingga saat akan kembali lagi. Jika ada kebutuhan pribadi (misal: obat-obatan yang harus diminum), jangan sampai lupa juga untuk membawanya. Atau mungkin kamu akan mudik melalui jalur darat dan mudah mabuk kendaraan, silakan lakukan persiapan untuk mengantisipasi hal tersebut.

Memperhatikan Barang Bawaan

Harap diingat untuk tetap waspada di mana pun kamu berada karena mungkin saja saat mudik situasinya akan sangat ramai sehingga kamu perlu lebih berhati-hati. Untuk memudahkan, kamu bisa membawa perlengkapan secukupnya dan mengatur barang bawaan apa saja yang akan ditempatkan dalam tas jinjing selama di perjalanan untuk memastikan bahwa berbagai barang penting (misal: dompet, handphone, obat-obatan pribadi, dan lain sebagainya) yang diperlukan tetap berada di dekat kamu dan dapat menjangkaunya secara mudah. Selalu periksa kembali barang bawaan kamu saat kamu sedang turun atau naik kendaraan serta jangan sampai lalai saat sedang berada di keramaian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

Membawa Dana yang Cukup

Salah satu hal yang perlu disiapkan sebelum mudik ialah dana yang cukup sesuai dengan rencana perjalanan kamu, baik dana tunai maupun dompet digital. Silakan pertimbangkan kembali apa saja kira-kira pengeluaran yang diperlukan selama perjalanan. Kemudian, siapkan uang tunai secukupnya untuk memudahkan berbagai transaksi yang mungkin akan terjadi.

Mengecek Rute Perjalanan dan Memilih Waktu Mudik

Jika kamu melakukan mudik secara mandiri dengan menggunakan kendaraan pribadi, penting sekali untuk mengecek rute perjalanan yang akan ditempuh sebelum berangkat. Kemudian, kamu juga bisa mencari tahu rute alternatif yang mungkin ditempuh apabila rute utama terlalu macet atau mungkin ada kendala yang terjadi. Namun, harap pastikan bahwa rute yang kamu pilih merupakan rute yang tepat dan aman, Klobbers.

Selain itu, ada juga pilihan jam keberangkatan, baik saat siang atau pun malam hari yang bisa kamu putuskan sendiri. Kedua pilihan ini pun tentu ada kelebihan maupun kekurangannya masing-masing. Jika berkendara saat siang hari, kamu menyesuaikannya dengan silklus tubuh manusia yang memang pada umumnya beraktivitas di siang hari. Kemudian, kamu bisa melihat dengan lebih jelas dan jarak pandang lebih luas. Dengan demikian, keamanan kamu juga cenderung lebih terjamin. Kekurangannya, mungkin kamu akan menghadapi cuaca yang panas, terlebih lagi apabila sedang terjebak kemacetan.

Di sisi lain, berkendara di malam hari memiliki keuntungan dari segi kenyamanan karena cuaca tidak panas serta kondisi lalu lintas yang relatif lebih sepi. Namun, kekurangannya ialah dari segi keamanan yang kurang terjamin. Terlebih lagi jika kamu sedang membutuhkan pertolongan namun kondisi lalu lintas sedang sepi. Selain itu, malam hari pun sebenarnya waktu untuk beristirahat sehingga dikhawatirkan kamu akan kurang fokus atau kelelahan apabila membawa kendaraan sendiri. Oleh karena itu, silakan pertimbangkan lagi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing waktu tersebut dan pilihlah sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kamu.

Selain beberapa tips di atas, masih ada beberapa tips lainnya yang akan kita bahas dalam artikel part 2. Semoga informasi ini bermanfaat. Sampai jumpa dalam artikel berikutnya, Klobbers!

Referensi:

Sumber

Sumber 

Sumber

 

 

Berikan Komentar

Your email address will not be published.