Blog post

Ingin Resign? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini!

27/12/2022Dwi

Hi Klobbers!

Saat kehilangan motivasi kerja atau beban kerja yang dimiliki sudah terlalu banyak sehingga mengganggu kesehatan kamu, dapat menjadi beberapa tanda bahwa sudah saatnya kamu resign dari tempat kerja tersebut dan mencari pekerjaan baru. Namun, keputusan untuk resign bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan, terlebih lagi jika belum mendapat pekerjaan baru.

Sebaiknya kamu memikirkan baik-baik niat untuk resign tersebut, apakah keputusan untuk resign merupakan hal yang tepat dilakukan? Atau jangan-jangan, mungkinkah sebenarnya masih ada hal lain yang bisa dilakukan agar kamu tetap dapat bertahan di tempat kerja tersebut? Selain itu, apa saja pertimbangan penting yang perlu kamu ketahui sebelum mengambil keputusan untuk resign? Yuk, simak informasi berikut ini!

Melihat Situasi yang Terjadi dengan Sudut Pandang Lain

Apakah kamu fokus dalam mengeluh tentang pekerjaan, atasan, maupun membicarakan rekan kerja lain? Apakah kamu lebih banyak menghabiskan waktu untuk mencari informasi pendukung mengenai berbagai hal terkait pekerjaan atau perusahaan yang membuat kamu merasa tidak puas? Jika ya, mungkin saja kamu telah mengelilingi diri dengan berbagai hal negatif.

Wajar jika ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan atau harapan kamu dalam bekerja sehingga menimbulkan rasa tidak puas. Namun, jika hanya berfokus pada hal-hal negatif, dapat memengaruhi bagaimana persepsi kamu mengenai pekerjaan yang dijalani.

Cobalah lihat kembali apa saja hal positif yang kamu miliki terkait dengan pekerjaan. Bisa dengan prestasi yang kamu capai, berbagai manfaat yang kamu berikan pada orang lain dari pekerjaan yang dilakukan, hingga proyek menarik yang dipercayakan kepada kamu.

Melihat sesuatu dari sudut pandang yang positif memang bukan berarti bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi. Namun, dapat membantu kamu untuk memandang dengan lebih luas mengenai pekerjaan yang dilakukan, baik sisi negatif maupun positifnya. Selain itu, kamu juga dapat berpikir dengan lebih jernih untuk menemukan apa yang sebenarnya menjadi permasalahan di tempat kerja.

Belum Berdiskusi dengan Atasan

Ada berbagai hal yang dapat menjadi alasan kamu untuk resign dari pekerjaan. Misalnya rekan kerja yang tidak profesional dan suportif, beban kerja yang terlalu banyak, dan lain sebagainya. Menjalani pekerjaan dengan berbagai hal negatif yang dirasakan, tentu akan terasa tidak menyenangkan. Akan tetapi, apakah kamu sudah mendiskusikan hal ini dengan atasan?

Memilih untuk diam dan tetap bekerja sambil mengeluhkan berbagai hal tersebut mungkin akan terasa lebih mudah bagi kamu. Namun, jika sebenarnya kamu merasa bahwa ada kemungkinan untuk bertahan apabila ada perubahan tertentu yang dilakukan, maka mendiskusikan masalah tersebut dengan atasan dapat menjadi pilihan yang kamu pertimbangkan.

Dengan cara ini, mungkin saja ada solusi yang dapat membantu kamu untuk stay di tempat kerja. Bisa dengan pertimbangan ulang mengenai beban kerja yang diberikan kepada kamu hingga kesempatan untuk dipindahkan ke tim lainnya yang mungkin akan lebih fit dengan kamu.

Belum Memiliki Rencana Apapun

Apakah kamu sudah memikirkan rencana berikutnya setelah resign? Misalnya membangun bisnis, menjalani pekerjaan baru yang sesuai dengan passion, dan lain sebagainya. Atau mungkin, kamu belum memikirkan rencana apapun setelah resign? Jika belum memiliki rencana apapun, sebaiknya pertimbangkan kembali keputusan resign tersebut, Klobbers.

Jika tidak memiliki rencana sama sekali, kamu bisa kewalahan sendiri nantinya. Meskipun kamu resign karena merasa sudah sangat lelah bekerja hingga membutuhkan waktu untuk benar-benar sendiri dan pergi berlibur, tetapi memiliki goal dan rencana di masa mendatang merupakan hal yang sangat penting. Jika memang ingin menikmati waktu libur yang panjang tanpa bekerja, kamu juga perlu memikirkan kapan dan bagaimana cara mencari pekerjaan berikutnya.

Kemudian, harap diingat bahwa jika resign dan belum mendapatkan pekerjaan lainnya, berarti kamu kehilangan sumber pemasukan. Sementara itu, ada biaya hidup yang tetap perlu kamu keluarkan. Terlebih lagi jika kamu tidak memiliki tabungan apapun, maka hal ini akan sangat berisiko.

Jika kamu memiliki tabungan pun, kamu perlu merencanakan penggunaan tabungan tersebut dengan cermat sehingga masih ada sisanya sebelum mendapatkan sumber pendapatan yang baru. Dengan kata lain, kamu perlu berhemat setelah resign dan menyesuaikan pengeluaran dengan kondisi keuangan kamu.

Nah Klobbers, itulah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan bagi kamu untuk stay di tempat kerja daripada langsung memutuskan untuk resign. Harap diingat bahwa jangan sampai kamu membuat keputusan besar seperti resign dalam keadaan yang tidak terlalu baik.

Cobalah pertimbangkan kembali apa saja konsekuensi yang akan kamu terima saat memutuskan resign, baik saat kamu sudah mendapat pekerjaan baru maupun belum. Pada akhirnya, kamulah yang akan menjalani keputusan tersebut. Oleh karena itu, apapun keputusan yang kamu ambil, baik stay ataupun resign, jangan sampai kamu menyesalinya. Semoga informasi ini bermanfaat. Good luck, Klobbers!

Referensi:

Sumber

Sumber

Berikan Komentar

Your email address will not be published.