Blog post

Part 2: Apa Itu Native Advertising?

06/12/2022Rahmat S

Hi Klobbers! Pada artikel sebelumnya, kamu sudah mengetahui tentang apa itu native advertising dan manfaat yang kamu dapat dari menggunakan metode ini. Nah, pada artikel ini kamu akan menemukan beberapa contoh native advertising dan juga tips yang dapat kamu ikuti untuk membuat iklan yang efektif. 

Berikut adalah beberapa contoh native advertising yang dapat kamu pertimbangkan, jika kamu tertarik membuat iklan untuk produkmu.

Konten Bersponsor

Kamu dapat membayar platform, outlet, atau influencer untuk menampilkan produk atau layanan melalui konten bersponsor. Mereka dapat membuat konten sendiri dan memperkenalkan merek dengan cara yang unik dan tentunya menarik. Ini memungkinkan kamu untuk membangun brand awareness tanpa perlu tindakan mengajak yang terlihat secara jelas dalam konten yang ditampilkan pada saluran media sosial. 

Video Sponsor

Video sponsor juga dapat menjadi pilihan yang dapat kamu pertimbangkan. Dalam video sponsor kamu dapat menggunakan produkmu secara langsung dan menyebutkannya dalam video. Beberapa video sponsor juga dapat menyertakan penjelasan singkat tentang produk dalam deskripsi video, dengan tautan ke situs web produkmu. selain itu dalam video sponsor kamu tidak harus bertindak untuk mengajak, namun sebaliknya kamu dapat membangun brand awareness hanya dengan menyebutkan perusahaan atau produk dalam video.

Product Placement

Beberapa film, webcast, atau acara televisi dapat kamu gunakan untuk menampilkan produk dalam adegan tertentu untuk mempromosikannya kepada penonton. Kamu perlu membayar untuk menampilkan produk secara singkat atau dapat menyewa karakter dalam film, siaran web, atau acara televisi untuk menjelaskan kualitas, fitur, dan manfaat produk lebih lanjut untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada audiens tentang merek dan produk. 

Filter dan feed media sosial

Saluran media sosial adalah cara yang bagus untuk mempromosikan produk dan memberi tahu orang lain tentang suatu merek. Kamu dapat membeli ruang di saluran media sosial agar postingan dalam feed muncul di linimasa pengguna. Iklan ini sering kali terlihat seperti postingan organik dengan menyatu dengan feed audiens dan berisi informasi terkait konten yang ditampilkan di linimasa pengguna lainnya.

Tips Membuat Iklan yang Efektif

Sebelum itu, perlu kamu ingat iklan harus terlihat dan terasa alami di dalam aplikasi dan situs tempat munculnya iklan tersebut. Untuk itu, Pastikan membagikan informasi dan konten iklan dengan cara yang nyaman dan dapat diterima. Sehingga audiens dengan cepat menyerap dan memahami elemen utama konten tersebut. Berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membuat iklan dengan menggunakan metode native advertising yang efektif:

Pahami Tujuan yang Ingin Kamu Capai 

Sebelum kamu membuat iklan, pastikan bahwa kamu memahami apa yang ingin dicapai. Seperti peningkatan keterlibatan audiens, klik situs web, penjualan langsung, atau prospek lainnya. Jadi kamu perlu untuk membuat sasaran yang realistis dan terukur.

Perkenalkan Merek Produkmu Secara Konsisten 

Cobalah untuk secara konsisten menggunakan merek produkmu  pada deskripsi dan judul untuk meningkatkan brand awareness pada target audiensmu. Ini memungkinkan mereka untuk dengan mudah mengenali merek produkmu, memahami tujuan yang ingin kamu sampaikan melalui produkmu, dan mempertimbangkannya untuk membeli di masa mendatang.

Baca dan Berikan Tanggapan terhadap Umpan Balik 

Saat iklan produkmu mencapai konsumen, terkadang menghasilkan beberapa  pertanyaan dan umpan balik tentang produk yang kamu iklankan. Luangkan waktu untuk membaca umpan balik atau pertanyaan untuk memberikan tanggapan yang menyelesaikan kebutuhan audiens. Ini menunjukkan kepada audiens bahwa kamu peduli dengan pemikiran, umpan balik, dan pengalaman mereka.

Sumber

Berikan Komentar

Your email address will not be published.