Blog post

4 Pertimbangan sebelum Mengubah Hobi Menjadi Karier

30/06/2022Dwi

Halo Klobbers!

Mengerjakan hobi memang menjadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu dengan menyenangkan. Bahkan terkadang, hobi yang kita miliki juga berpotensi untuk menghasilkan pundi-pundi uang lho, apakah itu memasak, membuat kue, menulis, dan lain-lain. Ataukah ada Klobbers yang sudah berniat untuk mengubah hobinya menjadi karier? Meski mengerjakan hobi memang menyenangkan, tapi ada beberapa hal yang perlu Klobbers pertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengubah hobi menjadi karier. Yuk, simak beberapa hal berikut ini!

Pertimbangkan apakah ini merupakan waktu yang tepat

Apakah Klobbers saat ini sedang menjalani pekerjaan di suatu perusahaan atau organisasi? Jika iya, maka kamu perlu mempertimbangkan pemilihan waktu untuk merintis karier dari hobi. Apabila kamu memilih untuk menjadikan hobi sebagai karier secara full-time, berarti akan dihadapkan dengan pilihan untuk resign dari pekerjaan yang kamu jalani saat ini agar bisa menjalankan karier baru dengan lebih optimal. Dengan demikian, kamu akan kehilangan penghasilan bulanan yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Nah, coba pertimbangkan apakah kamu siap untuk tetap bisa memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari nantinya?

Harap diingat bahwa memerlukan waktu dan cost dalam membangun karier atau bisnis hingga nantinya bisa berkembang dan menghasilkan profit. Jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai tagihan atau biaya yang perlu kamu keluarkan secara rutin. Apabila kamu sudah memiliki dana cadangan yang diperkirakan cukup untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan tersebut, maka kamu bisa mulai bersiap-siap untuk mewujudkan transisi karier ini.

Selain itu, jika dalam waktu dekat kamu memiliki rencana untuk menikah, maka pertimbangkan apa saja yang akan dilakukan ke depannya. Apakah kamu akan mencicil rumah atau menyewa tempat tinggal baru? Apakah kamu ingin mencicil mobil atau sepeda motor? Jika iya, coba pikirkan kembali, apakah timing untuk mewujudkan hobi menjadi karier ini sudah pas untuk kamu, dengan mempertimbangkan segala kebutuhan yang harus dipenuhi.

Demografi sasaran market dan analisis persaingan

Melansir dari topcareer.id, penting bagi kamu untuk meneliti tentang demografi target market dan minat konsumen. Kamu perlu mencari tahu terlebih dahulu, kira-kira berapa banyak orang yang tertarik dengan hobi yang akan kamu jadikan peluang karier atau bisnis. Kemudian, buatlah beberapa pertanyaan yang akan membantu menyempurnakan ide bisnis kamu, seperti “Siapa demografis target saya?” serta “Bagaimana cara saya agar bisa menjual kepada mereka?”.

Selain itu, kamu juga harus melakukan analisis persaingan dengan kompetitor yang ada di market. Misalnya, jika kamu hobi membuat kue dan ingin membangun bisnis bakery, kamu perlu mencari cara agar bisa membedakan diri dari pesaing yang ada. Coba temukan, hal apa yang bisa membuat brand kamu unik atau berbeda dibandingkan dengan yang lain?

Apakah kamu memiliki kegigihan untuk mengembangkan karier?

Jika kamu memutuskan untuk memulai bisnis atau karier dari hobi, tentunya memerlukan usaha dan waktu yang lebih banyak hingga bisa dikenal masyarakat luas dan menghasilkan pundi-pundi uang. Dalam proses ini akan ada berbagai tantangan yang dilalui, atau mungkin juga harus berhadapan dengan kenyataan bahwa proses yang kamu jalani tidak sesuai dengan harapan. Saat itu terjadi, apakah kamu sudah siap untuk menghadapinya?

Pada dasarnya, kita memang tidak dapat mengetahui secara pasti hal apa yang akan terjadi di masa mendatang. Namun, jika sudah memutuskan untuk membangun karier atau bisnis, diperlukan komitmen dan kegigihan dalam menjalaninya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila kamu melakukan research sebanyak-banyaknya mengenai peluang dan risiko dari bisnis atau karier tersebut. Hal ini bisa membantu kamu dalam mempersiapkan backup plan atau menyempurnakan ide yang ada sehingga bisa lebih siap untuk memulainya.

Apakah kamu akan tetap bisa menikmati saat mengubah hobi menjadi karier atau bisnis?

Biasanya, hobi merupakan hal yang dikerjakan individu saat waktu luang atau setelah mengerjakan aktivitas rutin sehari-hari. Saat menekuni hobi yang dimiliki, kamu bisa mendapatkan rasa bahagia dan menjadi salah satu cara untuk melepaskan jenuh setelah beraktivitas seharian. Namun, hal ini mungkin akan jadi berbeda ketika hobi menjadi sebuah pekerjaan. Sebagian besar waktu kamu akan dihabiskan dengan mengerjakan hobi tersebut sambil memikirkan deadline, strategi marketing, dan lain-lain agar karier atau bisnis kamu bisa menghasilkan profit. Dampaknya, mungkin saja kamu menjadi kurang menikmati lagi hobi tersebut.

Nah, itulah 4 pertimbangan yang perlu kamu ketahui sebelum mengubah hobi menjadi karier atau bisnis. Yuk, baca juga artikel Klob ini “Ingin Hobimu Menjadi Karier? Ini Beberapa Tipsnya!” agar kamu bisa tahu berbagai tips penting dalam mengubah hobi menjadi karier. Bagaimana Klobbers? Apakah kamu sudah siap untuk mengubah hobi menjadi karier atau bisnis? Apapun keputusan yang kamu ambil, harap pertimbangkan baik-baik ya. Good luck, Klobbers!

 

Berikan Komentar

Your email address will not be published.